• Jl. G. Obos km. 5
  • (0536) 3227861 WA : 082156844503 (Hanya Chat)
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
      • Prosedur Evakuasi
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Rencana Strategis
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Jurnal
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
73 dilihat       15 Juli 2026

PM-AAS Hadir di Dadahup, Kolaborasi Teknologi dan Petani Wujudkan Pertanian Modern

KAPUAS – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Tengah melaksanakan Tanam Perdana Padi Model Pertanian Modern – Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Desa Sumber Agung (B2), Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas (14/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal penerapan sistem budidaya padi modern berbasis mekanisasi dan digitalisasi pada lahan rawa pasang surut guna mendukung percepatan swasembada pangan nasional.

Kegiatan diawali dengan pemaparan konsep PM-AAS, kemudian dilanjutkan demonstrasi penanaman menggunakan drum seeder (Atabela) dan penebaran benih melalui drone seeding. Penerapan kedua teknologi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi budidaya sekaligus mengatasi keterbatasan tenaga kerja di sektor pertanian.

Turut hadir Kepala BRMP Kalimantan Tengah, Agus Hasbianto, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Meihewu Yatini, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah, Fahlita, Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Angga Tri Aditya, staf Direktur Alsintan Pascapanen Kementan, perwakilan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan II, PT Cipta Panen Indah (CPI), penyuluh pertanian, Brigade Pangan, kelompok tani, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Meihewu mengingatkan pentingnya menjaga keberlanjutan lahan sawah yang telah dicetak agar tetap dimanfaatkan untuk budidaya padi.

"Lahan yang telah dicetak harus dimanfaatkan untuk budidaya padi dan dirawat hingga panen. Teknologi akan memberikan hasil optimal apabila budidaya dilakukan sesuai standar operasional," ujarnya.

Fahlita menambahkan bahwa keberhasilan budidaya membutuhkan proses, kerja keras, dan kolaborasi seluruh pihak. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan petani menjadi kunci keberhasilan pengelolaan lahan rawa pasang surut.

Sementara itu, Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru menyampaikan bahwa pengembangan PM-AAS seluas 20 ha di Dadahup menjadi langkah strategis menuju kawasan pertanian modern. Kawasan ini juga diproyeksikan sebagai teaching factory untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia pertanian di Kalimantan Tengah.

Kepala BRMP Kalimantan Tengah Agus Hasbianto menegaskan bahwa keberhasilan PM-AAS harus dibuktikan melalui hasil nyata di lapangan. Menurutnya, produktivitas budidaya dengan sistem PM-AAS perlu dibandingkan secara objektif dengan metode konvensional sehingga manfaat penerapan teknologi dapat diukur secara jelas.

"Keberhasilan Dadahup akan menjadi perhatian pemerintah pusat. Karena itu, kita harus membuktikan bahwa teknologi mampu menghasilkan sawah yang produktif dan berkelanjutan," tegasnya.

Melalui tanam perdana ini, BRMP Kalimantan Tengah berharap PM-AAS dapat menjadi model pengembangan pertanian modern di lahan rawa pasang surut. Keberhasilannya diharapkan lahir dari kolaborasi pemerintah, Balai Wilayah Sungai Kalimantan II, dunia pendidikan, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan mitra swasta dalam mewujudkan pertanian yang modern, produktif, dan berkelanjutan.

Prev Next

- Admin


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Kalteng Dukung Pengembangan Demplot IP 200 di Barito Selatan
    10 Sep 2026 - By Admin
  • Thumb
    Panen PM-AAS Tamban Catur di Tengah Kekeringan
    09 Sep 2026 - By Admin
  • Thumb
    FGD Penyuluhan Pertanian Perkuat Peran Penyuluh BRMP Dukung Program Strategis Kementan
    09 Sep 2026 - By Admin
  • Thumb
    Rakor Penyuluh Kapuas Soroti Tata Air, Mekanisasi hingga Regenerasi Petani
    09 Sep 2026 - By Admin
  • Thumb
    Sehari Jelang Panen, Tamban Catur Berbenah Sambut Panen PM-AAS
    09 Sep 2026 - By Admin

tags

brmpkalteng

Kontak

(0536) 3227861 WA : 082156844503 (Hanya Chat)
(0536) 3227861
[email protected]

Jam Pelayanan :
Hari  Senin- Kamis     =      07.30-16.00 WIB
Jam Istirahat              =      12.00-13.00 WIB
Hari Jumat                 =      07.30-16.30 WIB
Jam Istirahat              =      11.30-13.00 WIB

Jl. G. Obos km. 5
Kel. Menteng, Kec. Jekan Raya, Palangka Raya - Kalimantan Tengah
Indonesia
73111

www.kalteng.brmp.pertanian.go.id

© 2026 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kalimantan Tengah. All Right Reserved